www.titikmonitor.com – Pringsewu | Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, H. Khuzil Afwa Kahuripan, S.H., M.H.I.,
menggelar pertemuan bersama organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat guna memperkuat
sinergi pembinaan umat. Selasa, 17 Maret 2026.
Pertemuan ini dihadiri sejumlah tokoh penting ormas Islam,
di antaranya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pringsewu H
Muhammad Hambali, Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Pringsewu H
Muhammad Faizin, Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah H Giarto, Ketua Lembaga
Dakwah Islam Indonesia (LDII) H. Dian Arif Rahman, Ketua Forum Kerukunan Ummat
Beragama(FKUB) H. Mahfud Ali, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) H. Basrido,
serta Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) H. Safrani. Kegiatan ini turut dihadiri
Kasubbag TU Ahmad Syafiuddin, S.E., Kasi Bimas Islam H. M. Rizza Apriano,
S.Sos., M.M., serta Penyelenggara Katolik Agustinus Swaryanto, S.Pd.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua FKUB Pringsewu K.H. Mahfud
Ali menekankan pentingnya penguatan kerukunan melalui program Saung Kerukunan
dan rencana pembangunan Tugu Kerukunan. Ketua PD Muhammadiyah H. Giarto
menyampaikan peran aktif Muhammadiyah di seluruh kecamatan, sekaligus
mengapresiasi inisiasi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu yang
telah memfasilitasi pertemuan ini serta berharap kegiatan serupa dapat terus
dilaksanakan secara berkelanjutan.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua FKPP K.H. Gufron
yang menilai pertemuan ini menjadi ruang penting bagi para tokoh dan organisasi
keagamaan untuk berkumpul, berdiskusi, serta memperkuat sinergi dalam pembinaan
umat. Sementara itu, Ketua DPD LDII Dian Arif Rahman turut mengapresiasi peran
Kemenag dalam pembinaan umat.
Selanjutnya, Ketua FKDT K.H. Dr. Muhammad Yasin menyampaikan
bahwa dukungan terhadap pendidikan diniyah diharapkan semakin ditingkatkan.
Ketua BWI H. Safroni menekankan pentingnya legalitas wakaf, dan Ketua DMI Drs.
H. Basrido menegaskan optimalisasi fungsi sosial masjid.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu, H Muhammad
Faizin, menekankan pentingnya terjalin sinergi dan kesamaan frekuensi antara
Kementerian Agama dan ormas Islam di daerah.
Menurutnya, Kementerian Agama sebagai kepanjangan tangan
pemerintah dalam urusan keagamaan memiliki peran strategis, sehingga diperlukan
kolaborasi yang kuat dengan ormas Islam.
“Kami berharap ada sinergitas yang lebih erat antara Kemenag
dan ormas Islam. Terlebih Kemenag memiliki tanggung jawab besar dalam menangani
berbagai persoalan keagamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Khuzil Afwa Kahuripan
menyatakan Kemenag Pringsewu siap menampung aspirasi dan memperkuat koordinasi
secara berkelanjutan. “Kami akan mengintensifkan forum komunikasi lintas
lembaga secara rutin,” ujarnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi sekaligus menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Pringsewu. (Ath)



Posting Komentar